Dalam pelaksanaan Pendidikan Lingkungan Hidup selama ini, dijumpai berbagai situasi permasalahan antara lain :
1. rendahnya partisipasi masyarakat untuk berperan dalam
Pendidikan
Lingkungan Hidup yang disebabkan oleh kurangnya
pemahaman terhadap
permasalahan pendidikan lingkungan yang
ada, rendahnya tingkat kemampuan
atau keterampilan dan
rendahnya komitmen masyarakat dalam menyelesaikan
permasalahan
tersebut.
2. pemahaman pelaku pendidikan terhadap pendidikan lingkungan
yang masih
terbatas menjadi kendala pula. Hal ini dapat
dilihat dari persepsi para
pelaku Pendidikan Lingkungan Hidup
yang sangat bervariasi. Kurangnya
komitmen pelaku pendidikan
juga mempengaruhi keberhasilan pengembangan
Pendidikan
Lingkungan Hidup. Dalam jalur pendidikan formal, masih ada
kebijakan sekolah yang menganggap bahwa Pendidikan Lingkungan
Hidup
tidak begitu penting sehingga membatasi ruang dan
kreativitas pendidik
untuk mengajarkan Pendidikan Lingkungan
Hidup secara komprehensif
3. Sarana dan prasarana dalam Pendidikan Lingkungan Hidup juga
memegang
peranan penting. Namun demikian, umumnya hal ini
belum mendapatkan
perhatian yang cukup dari para pelaku.
Pengertian terhadap sarana dan
prasarana untuk Pendidikan
Lingkungan Hidup seringkali disalahartikan
sebagai sarana
fisik yang berteknologi tinggi sehingga menjadi faktor
penghambat tumbuhnya motivasi dalam pelaksanaan Pendidikan
Lingkungan
Hidup.
4. Kurangnya kemampuan Pemerintah untuk mengalokasikan dan
meningkatkan
anggaran pendidikan lingkungan juga mempengaruhi
perkembangan Pendidikan
Lingkungan Hidup tersebut. Selain itu,
pelaksanaan Pendidikan Lingkungan
Hidup di berbagai instansi
baik pemerintah maupun swasta tidak dapat
maksimal karena
terbatasnya dana/anggaran dan kemungkinan penggunaannya
yang
kurang efisien dan efektif.
sumber : http://gosaveearth.wordpress.com/2012/11/15/pengantar-pendidikan-lingkungan-hidup/

0 komentar:
Posting Komentar