Jumat, 24 Mei 2013

Sumber Daya Alam Berkelanjutan

Lanjutan Pembahasan dari power point sumber daya alam berkelanjutan 

5. masalah lingkungan hidup
    power point ini berisikan kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan dan makhluk hidup dalam  era globalisasi 


silahkan download disini

6. Pengelolaan lingkungan hidup 
    Power point ini berisikan tentang bagaimana cara mengelola lingkungan hidup dengan baik, tujuan dari pengelolaan lingkungan hidup menurut undang - undang RI no. 4 tahun 1982
 
silahkan download disini

7. Kompetensi dan Kebutuhan Manusia
   power point ini berisikan tentang kebutuhan dasar penduduk, kebutuhan fisiologi, dan bahaya serta jenis - jenis makanan yang membahayakan 


silahkan download disini

8. Pembangunan Berwawasan Lingkungan
        power point ini berisikan tentang pengertian, pengelolaan sumber daya alam secara bijaksana, dampak positif dan negatif terhadap lingkungan


silahkan download disini 

9. kebijakan lingkungan hidup Regional dan Global 
    power point ini membahasa tentang perjanjian internasional yang terdiri dari negara - negara asean 

silahkan download disini
 

8 Energi Alternatif Pengganti Bahan Bakar Bumi


1. Ethanol

Merupakan bahan bakar yang berbasis alkohol dari fermentasi tanaman, seperti jagung dan gandum. Bahan bakar ini dapat dicampur dengan bensin untuk meningkatkan kadar oktan dan kualitas emisi. Namun, ethanol memiliki dampak negatif terhadap harga pangan dan ketersediannya.

2. Gas Alam

Gas alam sudah banyak digunakan di berbagai negara yang biasanya untuk bidang properti dan bisnis. Jika digunakan untuk kendaraan, emisi yang dikeluarkan akan lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan minyak.

Akan tetapi, efek rumah kaca yang dihasilkannya 21 kali lebih buruk.

3. Listrik

Listrik dapat digunakan sebagai bahan bakar transportasi, seperti baterai. Tenaga listrik dapat diisi ulang dan disimpan dalam baterai. Bahan bakar ini menghasilkan tenaga tanpa ada pembakaran ataupun polusi, namun sebagian dari tenaga ini masih tercipta dari batu bara dan meninggalkan gas karbon.

4. Hidrogen

Hidrogen dapat dicampur dengan gas alam dan menciptakan bahan bakar untuk kendaraan. Hidrogen juga digunakan pada kendaraan yang menggunakan listrik sebagai bahan bakarnya. Walaupun begitu, hargauntuk penggunaan hidrogen masih relatif mahal.

5. Propana

Propana atau yang biasa dikenal dengan LPG merupakan produk dari pengolahan gas alam dan minyak mentah. tenaga ini sudah banyak digunakan sebagai bahan bakar. Propana menghasilkan eisi lebih sedikit dibandingkan bensin, namun penciptaan metananya lebih buruk 21 kali lipat.

6. Biodiesel

Biodiesel merupakan energi yang berasal dari tumbuhan atau lemak binatang. Mesin kendaraan dapat menggunakan biodiesel yang masih murni, maupun biodiesel yang telah dicampur dengan minyak. Biodiesel mengurangi polusi yang ada, akan tetapi terbatasnya produk dan infrastruktur menjadi masalah pada energi ini.

7. Methanol

Methanol yang juga dikenal sebagai alkohol kayu dapat menjadi energy alternatif pada kendaraan. Methanol dapat menjadi energi alternatifyang penting di masa depan karena hidrogen yang dihasilkan dapat menjadi energi juga. Namun, sekarang ini produsen kendaraan tidak lagi menggunakan methanol sebagai bahan bakar.

8. P-Series

P-series merupakan gabungan dari ethanol, gas alam, dan metyhltetrahydrofuran (MeTHF). P-series sangat efektif dan efisienkarena oktan yang terkandung cukup tinggi. Penggunaannya pun sangat mudah jika ingin dicampurkan tanpa ada proses dengan teknologi lain. Akan tetapi, hingga sekarang belum ada produsen kendaraan yang menciptakan kendaraan dengan bahan bakar fleksibel.

Pembangunan Berwawasan lingkungan

            Pembangunan yang berwawasan lingkungan adalah upaya sadar dan berencana menggunakan dan mengelola sumber daya secara bijaksana dalam pembangunan yang terencana dan berkesinambungan untuk meningkatkan mutu hidup. Terlaksananya pembangunan berwawasan lingkungan dan terkendalinya pemanfaatan sumber daya alam secara bijaksana merupakan tujuan utama pengelolaan lingkungan hidup.
      Disadari sepenuhnya bahwa kegiatan pembangunan apalagi yang bersifat fisik dan berhubungan dengan pemanfaatan sumber daya alam jelas mengandung resiko terjadinya perubahan ekosistem yang selanjutnya akan mengakibatkan dampak, baik yang bersifat negatif maupun yang positif. Oleh karena itu, kegiatan pembangunan yang dilaksanakan seharusnya selain berwawasan sosial dan ekonomi juga harus berwawasan lingkungan.
1)   Pengertian Dampak Terhadap Lingkungan
            Suatu kegiatan proyek akan mempengaruhi kondisi lingkungan dan akan menimbulkan dampak terhadap lingkungannya, dampak yang ditimbulkan oleh kegiatan proyek ini dapat terjadi pada masa konstruksi maupun masa operasi proyek dan dapat berupa dampak positif maupun negatif bagi lingkungannya.
2)   Komponen-Komponen Lingkungan
Diantara komponen-komponen lingkungan yang penting, adalah :
a) Biologi, mencakup sub-komponen:
      ·      Jenis flora fauna darat (vegetasi dan satwa)
      ·      Jenis flora fauna perairan (plankton & bentos)
b) Geofisik, mencakup sub-komponen:
     ·     Iklim
     ·     Fisiografi
     ·     Hidrologi
c) Kimia, mencakup sub-komponen:
      ·    Kualitas udara
      ·    Kualitas air
d) Sosial Budaya dan Kemasyarakatan, dijabarkan:
       ·     Demografi industri dan kependudukan
       ·     Sosial ekonomi
       ·     Sosial budaya
Ciri-Ciri Pembangunan Berwawasan Lingkungan
            Komisi dunia untuk lingkungan dan pembangunan mendefinisikan pembangunan berkelanjutan sebagai pembangunan yang memenuhi kebutuhan masa kini tanpa mengorbankan hak pemenuhan kebutuhan generasi mendatang.
            Tujuan pembangunan berkelanjutan yang bermutu adalah tercapainya standar kesejahteraan hidup manusia dunia akhirat yang layak, cukup sandang, pangan, papan, pendidikan bagi anak-anaknya, kesehatan yang baik, lapangan kerja yang diperlukan, keamanan dan kebebasan berpolitik, kebebasan dari ketakutan dan tindak kekerasan, dan kebebasan untuk menggunakan hak-haknya sebagai warga negara. Taraf kesejahteraan ini diusahakan dicapai dengan menjaga kelestarian lingkungan alam serta tetap tersediannya sumber daya yang diperlukan.
            Implementasi pembangunan berwawasan lingkungan adalah dengan reboisasi, menanam seribu pohon dan gerakan bersih lingkungan tampaknya mengalami kendala yang berarti. Artinya, tidak seimbangnya antara yang ditanam dan yang dieksploitasi menjadi salah satu penyebabnya. Peraturan perudang-udangan pun tidak mampu mencegah kerusakan lingkungan ini.
      Pembangunan yang berwawasan lingkungan atau pembangunan berkelanjutan memiliki ciri-ciri tertentu, yaitu adanya saling keterkaitan beberapa sektor, antara lain lingkungan dan masyarakat serta kemanfaatan dan pembangunan. Pembangunan akan selalu berkaitan dan saling berinteraksi dengan lingkungan hidup. Interaksi tersebut dapat bersifat positif atau negatif. Pengetahuan dan informasi tentang berbagai interaksi tersebut sangat diperlukan dalam pembangunan berwawasan lingkungan, Elizabeth IEHLT.
  Adapun ciri-ciri pembangunan berwawasan lingkungan antara lain,
1.      Menjamin pemerataan dan keadilan.
2.      Menghargai keanekaragaman hayati.
3.      Menggunakan pendekatan integratif.
4.      Menggunakan pandangan jangka panjang.
 

Blog Template by BloggerCandy.com